Resipi Japanese Cotton Cheesecake: Kelembutan yang Meleleh di Lidah
Ingin membuat kue yang lembut, ringan, dan terasa seperti melayang di mulut? Japanese Cotton Cheesecake adalah jawabannya! Teksturnya yang unik, seperti kapas, membuat kue ini sangat populer. Resipi ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk menciptakan kelembutan luar biasa ini di dapur Anda sendiri.
Rahasia Kelembutan Japanese Cotton Cheesecake
Keunggulan Japanese Cotton Cheesecake terletak pada teksturnya yang lembut dan ringan, seperti kapas. Rahasianya terletak pada beberapa faktor kunci:
- Pemisahan putih dan kuning telur: Ini menciptakan tekstur yang mengembang dan ringan. Putih telur yang dikocok hingga kaku memberikan struktur udara yang sempurna.
- Teknik pengocokan: Menggunakan mixer dengan kecepatan rendah dan bertahap hingga tinggi memastikan putih telur terkocok sempurna tanpa mengurangi volumenya.
- Penggunaan tepung rendah protein: Tepung ini menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan mencegah kue menjadi keras.
- Oven dengan suhu rendah dan waktu memanggang yang lama: Proses ini memastikan kue matang sempurna tanpa membuatnya kering.
Bahan-bahan yang Dibutuhkan:
-
Untuk Bagian Kuning Telur:
- 4 butir kuning telur (ukuran sedang)
- 60 gram cream cheese, suhu ruang (haluskan)
- 60 gram gula pasir
- 60 ml susu cair (susu full cream direkomendasikan)
- 60 gram tepung terigu protein rendah, ayak
- 1 sendok teh ekstrak vanilla
-
Untuk Bagian Putih Telur:
- 4 butir putih telur (ukuran sedang), suhu ruang
- 40 gram gula pasir
- 1/4 sendok teh cream of tartar (opsional, untuk membuat meringue lebih stabil)
Langkah-langkah Pembuatan:
-
Siapkan Loyang: Olesi loyang diameter 15-18 cm dengan margarin dan alasi dengan kertas roti. Olesi juga kertas roti dengan margarin tipis agar kue tidak lengket. Siapkan juga panci untuk teknik bain marie (mandi air).
-
Kocok Kuning Telur: Dalam wadah bersih, kocok kuning telur dan gula pasir hingga pucat dan mengembang. Tambahkan cream cheese yang telah dihaluskan, kocok hingga tercampur rata.
-
Masukkan Bahan Basah: Masukkan susu cair dan ekstrak vanilla, kocok rata.
-
Masukkan Tepung: Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, sambil diayak, kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata. Hati-hati jangan sampai overmix.
-
Kocok Putih Telur: Dalam wadah bersih dan kering, kocok putih telur dan cream of tartar (jika menggunakan) hingga berbusa. Tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga membentuk puncak kaku yang mengkilap.
-
Campurkan Putih dan Kuning Telur: Ambil 1/3 bagian putih telur kocok, masukkan ke dalam adonan kuning telur. Aduk perlahan dan balik dengan spatula hingga tercampur rata. Kemudian, masukkan sisa putih telur kocok, aduk dengan gerakan melipat (folding) hingga tercampur rata. Jangan mengaduk terlalu keras agar adonan tetap mengembang.
-
Panggang: Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Masukkan loyang ke dalam panci yang berisi air panas hingga setengah tinggi loyang (teknik bain marie). Panggang dalam oven dengan suhu 150°C selama 60-70 menit, atau hingga matang. Jangan membuka oven selama proses memanggang.
-
Dinginkan: Setelah matang, matikan oven dan biarkan kue di dalam oven selama 10-15 menit dengan pintu oven sedikit terbuka. Kemudian, keluarkan dari oven dan dinginkan sepenuhnya pada suhu ruang. Setelah dingin, masukkan ke dalam kulkas selama minimal 4 jam sebelum dipotong dan disajikan.
Tips untuk Sukses Membuat Japanese Cotton Cheesecake:
- Pastikan semua bahan berada pada suhu ruang.
- Jangan overmix adonan agar tekstur kue tetap lembut.
- Gunakan oven dengan suhu yang stabil.
- Sabar menunggu kue dingin sempurna sebelum dipotong untuk mendapatkan tekstur terbaik.
Selamat mencoba dan nikmati kelembutan Japanese Cotton Cheesecake buatan Anda sendiri! Jangan lupa untuk membagikan hasil karyamu di media sosial dan tag kami!